Goal - Sukses membawa Semen Padang FC menjadi finalis Piala Jenderal
Sudirman, ditambah kiprahnya selama di Semen Padang, membawa berkah
tersendiri bagi pelatih Nilmaizar dan asisten pelatih Delfi Adri.
Menyusul, dua staf pelatih itu mendapat promosi jabatan di PT. Semen
Padang.
Nilmaizar dan Delfi saat ini memang tercatat sebagai karyawan aktif
di perusahaan semen tertua tanah air itu. Keduanya dipromosikan sebagai
staf pimpinan di perusahaan terhitung mulai, Selasa (9/2).
Sekretaris PT. Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Yulisran Beni Putra,
menyebutkan selain menjadi pelatih Semen Padang, sebagai karyawan
Nilmaizar juga menduduki jabatan staf pimpinan tim-tim sepakbola Semen
Padang dari segala tingkatan.
Sedangkan Delfi yang bertugas sebagai asisten pelatih Semen Padang,
juga kecipratan jabatan baru di perusahaan, yaitu staf pimpinan di
bagian Corporate Social Responsibility (CSR).
"Promosi untuk mereka adalah bentuk apresiasi dari manajemen
perusahaan PT. Semen Padang atas prestasi-prestasi yang mereka raih di
sepakbola," ucap Yulisran.
Atas promosi yang diembannya, Nilmaizar mengucapkan syukur dan terima
kasih atas apresiasi yang diberikan pihak Semen Padang. "Alhamdulillah
saya dipercaya, dan itu saya anggap sebagai sebuah amanah yang harus
saya jalankan sebaik-baiknya." kata Nilmaizar, kepada Goal Indonesia
Namun, promosi dua staf itu memberi konsekuensi lain, Delfi harus
menepi dari tim. Itu karena dia diminta fokus pada tugas barunya sebagai
kepala bidang keuangan CSR PT. Semen Padang. Rabu (10/2) pagi, usai
sesi latihan Delfi langsung berpamitan kepada seluruh pemain dan pelatih
tim Kabau Sirah.
Dalam suasana sedikit haru, mantan striker andal Semen Padang era
1990-an itu menyampaikan kalimat perpisahan. "Saya harus berpisah dengan
kalian untuk sementara, maaf kalau selama berada dalam tim saya ada
salah. Berlatih terus, fokus, dan kosentrasi demi prestasi tim kita,"
ucapnya, kepada pemain.
Dengan keluarnya Delfi, maka jajaran asisten pelatih Semen Padang
menyisakan Welliansyah, Zulkarnaen Zakaria, dan Dino Sefrianto, ditambah
fisioterapis Matias Ibo

Tidak ada komentar:
Posting Komentar