Bola Nasional - Nil Maizar dan skuat anyar Semen Padang FC mesti berpisah dengan
asisten pelatih, Delvi Adri, disaat tengah bersiap menatap gelaran dan
helatan persepakbolaan nasional di Tahun 2016 ini.
Meski Nil dan Delvi, dua pelatih yang membesut Hengki Ardiles dan
kawan-kawan mendapatkan promosi jabatan di lingkungan pekerjaan
keduanya. Namun disisi klub, Delvi harus meninggalkan Nil dan tim mereka
karena sebagai Kepala Keuangan Bidang CSR PT. Semen Padang, Delvi Adri
mesti fokus dan konsentrasi penuh sebagai karyawan.
“Saya harus berpisah dengan kalian untuk sementara. Maaf kalau selama
berada di tim ini, saya ada salah. Berlatih terus, fokus dan
konsentrasi demi prestasi klub kita ini.” tutur Delvi menahan tangis
haru dihadapan seluruh pemain usai berakhirnya sesi latihan pagi ini,
Rabu (10/2).
Suasana harupun pecah, terlihat beberapa pemain yang sudah bersama
sejak musim kompetisi 2010, tak kuasa menahan haru. M. Nur Iskandar,
Novan Setya Sasongko dan lain-lainnya larut dalam keharuan.
“Saya mewakili teman-teman pemain lainnya mengucapkan terima kasih
juga atas bimbingan Bang Delvi selama bersama tim. Kamipun minta maaf
jika ada salah. Semoga Bang Delvi sukses berkarir sebagai Kepala
keuangan CSR,” jelas Hengki Ardiles, kapten tim mewakili pemain.
Begitupun Nil ikut menitikkan air matanya. Sebagai asisten pelatih,
Delvi telah menemani Nil sejak era kompetisi ISL 2010. Sempat terpisah
setelah Nil mendapat kepercayaan melatih tim nasional Indonesia
tahun2012/13, kedua mantan pemain Semen Padang yang diterima menjadi
karyawan PT. Semen Padang karena prestasi sepakbola kala aktif bermain
itu, kembali bersama pada musim kompetisi 2015.
Berbeda dengan Delvi Adri, promosi jabatan yang diterima Nil, tidak
mempengaruhi posisinya sebagai pelatih kepala. Ia tetap bersama skuat,
sebab promosi jabatan staf pimpinan perusahaan yang diamanahkan
kepadanya justru ditugaskan ke PT. Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), anak
perusahaan PT. Semen Padang, yang bertanggungjawab dalam pengelolaan
klub Semen Padang dari semua tingkatan.
“Saya terus terang, tidak bisa meninggalkan sepakbola. Karena
sepakbola, saya diterima di PT. Semen Padang. Namun dua sisi berbeda,
pimpinan mungkin melihat sisi lain. Saya harus fokus bekerja,” ucap
Delvi kepada awak media.
Delvi berharap Semen Padang sepeninggalnya dapat lebih maju lagi
meski kesempatannya untuk bersam tim untuk sementara terputus karena
amanah baru dari pimpinan perusahaan tempatnya bekerja.
“Untuk saat ini saya fokus dulu bekerja. Karena secara struktural
pekerjaan mengharuskan seperti itu. Mungkin nanti ada perubahan lagi,
saya disuruh kembali ke sepakbola. Saya siap kembali,” katanya
mengakhiri wawancara dengan teman-teman media.
Dengan keluarnya Delfi, maka jajaran asisten pelatih Semen Padang
menyisakan Welliansyah, Zulkarnaen Zakaria, dan Dino Sefrianto, ditambah
fisioterapis Matias Ibo.
Menepinya Delvi Adri karena pekerjaan, menyisakan Weliansyah,
Zulkarnaen Zakaria dan Dino Sefrianto dalam jajaran asisten pelatih
kepala Nil Maizar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar